Listrik di Guangzhou

Bagi Anda yang bepergian dengan membawa peralatan listrik (laptop/notebook, telepon seluler/smartphone) sebaiknya memperhatikan informasi mengenai kelistrikan di Guangzhou. Listrik di GZ bekerja pada tegangan 220 VAC dan frekuensi 50hz. Ini sama persis dengan listrik di Jakarta, jadi Anda tidak perlu membawa adaptor untuk menaikkan tegangan.

Yang membedakan adalah tipe power outlet atau bentuk colokan yang digunakan. GZ menggunakan model NEMA Europlug dan model Australia. Model Nema Europlug mirip dengan lubang stopkontak di Jakarta, hanya saja colokan yang digunakan adalah model 2-kaki pipih dengan kaki pendek, bukan 2 kaki bulat seperti yang di Jakarta. Jika kita paksakan colokan 2-kaki bulat ke lubang ini maka, colokan kita tidak dapat masuk sempurna (menggantung) dan berpotensi terlepas dari stopkontak. Model Australia menggunakan 3 kaki pipih.

Pada hotel hotel besar atau gedung perkantoran, umunya menyediakan 2 model stopkontak dalam satu set. Tapi di rumah rumah kebanyakan stopkontak yang tersedia adalah model Nema Europlug. Jika Anda tidak mau direpotkan dengan urusan stopkontak & colokan, sebaiknya membawa outlet converter. Paling mudah adalah menggunakan travel converter (beberapa orang menyebutnya travel adaptor) yang bisa kita bongkar pasang kakinya. Converter ini bisa didapatkan di hypermarket di Jakarta dengan harga sekitar 100 ribu rupiah (ir/wp)

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Persiapan dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s